Kamis, 03 September 2009

Windows ternyata belum termasuk kategori sistem operasi yang Easy Install . Terbukti beberapa rekan meminta panduan bergambar tentang cara Instalasi sistem Operasi keluaran Microsoft ini. Bukan apa-apa, ternyata Windows masih kalah sama Linux Ubuntu, misalnya, dari segi kemudahan instalasi . Untuk menginstall Windows XP , Anda harus menjalani rangkaian proses panjang seperti yang akan saya paparkan di bawah. Sementara Linux, khususnya Ubuntu, Anda tinggal Install dengan beberapa klik dan pilihan, sistem operasi akan siap lengkap dengan software pendukung Office, gambar, pemutar suara dan video…

Anyway , itu cuman sekedar perbandingan.. selanjutnya kita akan belajar step-by-step instalasi Windows XP . Bagi yang sudah ahli, harap bisa kasih masukan nantinya..

Persiapan Awal
Oke, sebelum memulai langkah instalasi windows , Anda perlu mempersiapkan Boot Device Priority (urutan proses booting) agar mengarah pada CD/DVD ROM. Setting ini dilakukan dari BIOS, Software kecil yang tertanam dalam Motherboard yang berjalan sejak saat PC dihidupkan. Nah, sekedar informasi, masing-masing perusahaan Motherboard punya standar BIOS sendiri sendiri. Sehingga untuk masuk ke BIOS Anda perlu menekan tombol yang berbeda-beda tergantung pada Tipe Motherboard yang Anda gunakan.. Namun tenang, sebagian besar motherboard menggunakan tombol F2 atau Delete untuk masuk ke BIOS. Anda tidak perlu mencoba satu persatu :D

Urutan langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Hidupkan komputer, segera setelah PC menyala, masukkan CD Instalasi Windows XP Anda ke dalam CD/DVD ROM. Selanjutnya segera tekan tombol F2 dan sebuah menu akan tampil di layar Anda. Jika komputer tidak merespon atau tidak tampil menu, silakan tekan tombol Reset PC Anda, kali ini silakan Anda tekan Delete untuk masuk ke BIOS.
  2. Untuk Phoenix BIOS , arahkan ke Tab Boot seperti gambar di bawah ini. Pilih CD-ROM Drive, geser ke posisi paling atas dengan tombol ‘+’.
    windows panduan instalasi1 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  3. Untuk Award BIOS , temukan pilihan serupa dalam bagian Boot Sequence . Tombol untuk mengatur posisi urutan booting mungkin akan sedikit berbeda, tapi jangan khawatir. Akan selalu ada petunjuk seperti yang dapat Anda lihat di sisi kanan dalam gambar di atas.
  4. Selanjutnya, simpan perubahan yang Anda lakukan dengan menekan F10 , konfirmasi dengan memilih [Yes] dan komputer akan melakukan restart.

Keterangan tambahan: Beberapa tipe motherboard terbaru telah menyediakan Hotkey atau tombol cepat untuk memilih urutan booting. Untuk melakukannya, Anda cukup menekan tombol F12 dan pilih booting lewat CD/DVD.

Langkah Instalasi Windows
Kali ini saya menggunakan CD Instalasi Windows XP Home Edition SP2. Tampilan instalasi Windows Home Edition ini mungkin sedikit berbeda dengan versi yang lain, namun jangan khawatir. Panduan ini kompatibel dengan instalasi windowsXP yang lain. Oke, kembali ke topik..

  1. Saat pertama kali booting dengan CD Instalasi windows , akan tampak gambar seperti di bawah ini. Tekan sembarang tombol untuk memulai Instalasi .
    windows panduan instalasi2 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  2. Sesaat kemudian, Windows akan memulai Instalasi seperti gambar berikut ini..
    windows panduan instalasi3 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  3. Pada menu seperti di bawah ini, Tekan tombol [Enter] . Sekedar informasi, Pilihan [R] diperuntukkan bagi kita yang ingin mereparasi Sistem operasi windows yang sudah ter-install dalam PC. Anda tidak perlu memilih ‘R’ jika tidak sedang melakukan perbaikan Windows
    windows panduan instalasi4 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  4. Selanjutnya akan muncul lembar perjanjian (License Agreement Microsoft ), tekan tombol [F8] .
  5. Anda akan dibawa ke ke bagian partisi/pembagian harddisk. Dalam contoh ini, saya menggunakan virtual harddisk sebesar 10237MB (sekitar 10GB) dan akan saya bagi menjadi 2. Drive C:\ yang akan kita pakai sebagai tempat Sistem operasi dengan ukuran sekitar 5GB. Sisanya akan kita pakai sebagai drive D:\ untuk penyimpanan data.
    windows panduan instalasi5 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  6. Caranya seperti berikut: Tekan tombol [C] untuk membuat partisi (Create Partition ), isi ukuran partisi sesuai besar harddisk dan kebutuhan Anda dalam satuan MB. Ingat 1 Megabyte tidak sama dengan 1000 byte. Di sini saya masukkan nilai 5240 MB (hasil dari 5 x 1048, sesuai satuan 1MB harddisk berukuran besar). Selanjutnya tekan [Enter] .
    windows panduan instalasi6 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  7. Hasil partisi Anda akan tampak seperti berikut. Nilai yang tadi saya masukkan tidak tertulis persis seperti yang saya inginkan yakni 5239 MB. Arahkan pointer pada posisi Unpartitioned Space dan tekan tombol [C] untuk membuat partisi kedua, dan tekan [Enter] . Dalam contoh ini Anda akan mendapatkan 2 partisi masing-masing dengan ukuran sekitar 5000MB.
    windows panduan instalasi7 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  8. Setelah selesai dengan proses partisi, Arahkan pada partisi paling atas dan tekan [Enter] .
  9. Akan muncul pilihan format harddisk, Untuk harddisk yang baru dipasang, saya sarankan Anda pilih Format dengan cara ketiga yakni ‘Format the partition using the NTFS file system ‘ kemudian tekan [Enter] . Pilihan ini akan memformat Harddisk Anda dengan standar file system NTFS.
    windows panduan instalasi7a Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
    Sekedar informasi: Pilihan lain yang tersedia adalah:
    - Format the partition using the NTFS file system (Quick) = Memformat partisi dengan tipe NTFS dengan hanya menghapus data yang ada di dalamnya. Saran saya, Jangan gunakan cara ini jika harddisk Anda masih baru/belum pernah diformat. Anda bisa menggunakan cara format ini dengan aman jika Harddisk Anda sudah pernah diformat sebelumnya.
    - Format the partition using the FAT file system (Quick) = Memformat partisi dengan tipe FAT dengan cara menghapus data di dalam harddisk. Anda bisa menggunakan cara format ini dengan aman jika Harddisk Anda sudah pernah diformat sebelumnya.
    - Format the partition using the FAT file system = Memformat partisi dengan tipe FAT dengan cara standar
    Proses format akan tampak seperti tampilan berikut.
    windows panduan instalasi8 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  10. Setelah selesai proses format, Windows akan menyalin file yang dibutuhkan untuk instalasi seperti ilustrasi berikut, tunggu beberapa saat.
    windows panduan instalasi9 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  11. Setelah proses penyalisan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart. Untuk mempercepat proses restart, Anda bisa tekan [Enter] .
    windows panduan instalasi10 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  12. Saat booting kali ini, Anda tidak perlu menekan tombol apapun. Tunggu saja hingga tampil gambar berikut.
    windows panduan instalasi11 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  13. Selanjutnya, Windows akan melanjutkan proses Instalasi seperti berikut. Tunggu beberapa saat.
    windows panduan instalasi11a Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  14. Pada pilihan ini Anda bisa langsung tekan [Next] .
    windows panduan instalasi12 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  15. Ketik Nama Registrasi dan Organisasi yang Anda inginkan, akhiri dengan menekan [Next] .
    windows panduan instalasi13 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  16. Masukkan Nomor Serial Number Instalasi Windows Anda. Anda bisa temukan nomor yang terdiri dari lima kelompok kode ini di dalam lembar khusus dalam casing CD Original Anda dalam stiker yang mirip dengan meterai, akhiri dengan menekan [Next].
    windows panduan instalasi14 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  17. Masukkan Nama Komputer, atau jika Anda tidak ingin melakukan perubahan langsung tekan [Next].windows panduan instalasi15 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
    Informasi: Pada Windows XP Professional Anda akan temukan kolom tambahan berupa password Administrator. Silakan isi sesuai keinginan Anda.
  18. Masukkan informasi Waktu dan Tanggal yang tepat. Pilih Wilayah Waktu di mana Anda berada. Untuk Wilayah Indonesia Bagian barat, silakan pilih ‘GMT+07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta ‘ kemudian tekan [Next] .
    windows panduan instalasi16 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  19. Pilihan ini menampilkan pengaturan jaringan, jika Anda tidak memahami atau tidak ingin menyetting sekarang, silakan tekan tombol [Next] . Ingat, kita tetap bisa mengatur jaringan nanti saat proses Instalasi sudah selesai. Setelah ini, Windows akan menyalin semua file instalasi ke harddisk Anda. Prosesnya cukup lama, masih cukup untuk membuat dan menikmati secangkir teh atau kopi.. :) . Setelah proses penyalinan selesai, Windows akan melakukan restart sekali lagi.
    windows panduan instalasi17 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  20. Pada tampilan Workgroup or Computer Domain, Tekan tombol [Next] .
    windows panduan instalasi18 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  21. Windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC Anda. Tekan tombol [OK] .
    windows panduan instalasi19 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  22. Jika Anda bisa membaca tulisan dalam jendela Monitor Settings dan tulisan di bawahnya, klik [OK] .
    windows panduan instalasi20 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  23. Anda akan dibawa masuk ke dalam Windows untuk pertama kali semenjak instalasi .. Silakan tekan tombol [Next] .
    windows panduan instalasi21 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  24. Pada tampilan ‘Help protect your PC ‘ pilih ‘Not right now ‘, dan akhiri dengan menekan tombol [Next] .
    windows panduan instalasi22 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  25. Selanjutnya, komputer akan mengecek koneksi ke Internet, pilih [Skip] .
    windows panduan instalasi23 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  26. Pada pilihan aktivasi Windows , silakan pilih ‘No, remind me every few days’ , kemudian pilih [Next] .
    windows panduan instalasi24 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  27. Tampilan berikut ini menunjukkan pilihan untuk menambah pengguna komputer. Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda. Namun jika satu akun sudah cukup; atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik [Next] .
    windows panduan instalasi25 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  28. Selamat, Instalasi Windows telah selesai, tekan [Finish] untuk mengakhiri instalasi .
    windows panduan instalasi26 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP
  29. Windows akan melakukan login ke Username yang sudah Anda buat..
  30. windows panduan instalasi27 Panduan Lengkap Instalasi Windows XP

  31. Anda akan melihat tampilan windows seperti ini saat pertama kali login..
    windows-panduan-instalasi27

Semoga bermanfaat. CMIIW.

Cara Mudah dan Aman Mengubah Tampilan Windows XP

Saat ini sudah begitu banyak software yang mampu mengubah tampilan windows XP menjadi seperti Sistem Operasi baru. Tetapi terkadang installasi software tersebut beresiko, karena kadang menimbulkan masalah entah itu ketika kita update windows, setelah di-uninstall atau konflik dengan aplikasi lain.

Cara yang paling aman dan mudah adalah dengan Visual Styles bawaan Windows XP.

Visual Styles dan Themes

Terkadang ada kesalahan pemahaman antara Themes dan Visual Styles. Visual styles ini merupakan file dengan ekstensi .msstyles, yang berisi informasi bagaimana windows akan ditampilkan, seperti Toolbar skin, start button, border, button dan lainnya.

Sedangkan themes merupakan file .theme yang berisi informasi tambahan seperti icon, wallpaper, cursor dan lainnya. Didalam file themes ini juga bisa berisi informasi visual styles yang digunakan.

Contohnya bisa melihat file di directory C:\WINDOWS\Resources\Themes. Disana ada file Luna.theme dan juga luna.msstyles (dalam folder luna). Untuk file .theme bisa dibuka dengan Notepad atau Wordpad, dan bisa langsung di edit isinya.

Mengubah Pengaturan Visual Styles

Visual Styles windows bisa kita buka melalui : Klik kanan Desktop -> Properties -> Appearance. Dan Windows XP hanya menyediakan 3 visual styles bawaan, yaitu : Default (blue), Olive Green dan Silver.

Ijin pengaturan tampilan visual ini sebenarnya intinya terletak pada file Uxtheme.dll, yang berlokasi di C:\WINDOWS\system32. Agar kita bisa menggunakan visual styles dari luar (pihak ketiga), maka file Uxtheme.dll ini harus sedikit diubah (patch). Untuk melakukan hal itu, kita bisa menggunakan UXTheme Multi-Patcher atau UxStyle.

UXTheme Multi-Patcher

Program ini berukuran sekitar 1.1 MB dan setelah di install akan mengubah file Uxtheme.dll, sehingga kita bisa mengaktifkan dan menggunakan visual styles dari pihak ketiga. Dapat berjalan di Windows XP ( Gold/SP1/SP2/SP3) dan Windows Server 2003 ( SP1 dan SP2).

Setelah download UXTheme Multi-Patcher, buka dan jalankan file UXTheme Multi-Patcher 6.0.exe. Jika ini installasi pertama kali maka akan tampil seperti berikut :

uxtheme-multi-patcher

Klik Patch, dan akan muncul informasi versi windows. Jika cocok klik OK. Maka akan berlanjut dengan proses patch file windows, seperti tampilan berikut :

uxtheme-multi-patcher-02

Selanjutnya akan muncul Windows File Protection, dan klik cancel.

windows-file-protection

Setelah selesai, maka diperlukan restart terlebih dahulu. Selanjutnya kita bisa menggunakan berbagai visual styles dari pihak ketiga. Untuk mengembalikan Uxtheme.dll ke kondisi sebelumnya, jalankan kembali program UXTheme Multi-Patcher 6.0.exe.

Download UXtheme Multi Pathcer 6.0
- http://www.softpedia.com/progDownload/UXTheme-MultiPatcher-Download-2369.html
- http://www.windowsxlive.net/download/uxpatcher.zip

Menggunakan UxStyle

Berbeda dengan UXTheme Multi-Patcher yang langsung mengubah file windows Uxtheme.dll, dengan UxStyle ini akan lebih aman, karena tidak akan mengubah file Uxtheme.dll. Setelah UxStyle di install, akan ada aplikasi UnsignedThemeSvc.exe yang berjalan di background, dengan menggunakan memori sekitar 2-3 MB.

Selanjutnya kita bisa mengubah-ubah visual styles dari pihak ketiga. Ketika artikel ini ditulis UxStyle masih versi beta dan dapat berjalan di Windows XP, Vista dan Windows 7.

Download UxStyle : http://uxstyle.com

Download Berbagai Visual Styles Windows

Salah satu cara untuk mencoba apakah berhasil adalah dengan download visual styles dan langsung menjalankannya. Berikut beberapa contoh Visual Styles yang menarik (klik untuk memperbesar tampilan).

Windows Seven M1 VS 2.0
Windows-7-M1-VS-2

Sentinel Beta – 1
Sentinel-beta

Aquanox VS (Jalankan file exe didalamnya dan aktifkan melalui Display Properties)
aquanox

Royale Vista VS
royale-vista

Royal Inspirat special Edition
royal-inspirat

Luna Inspirat
luna-inspirat


Xbox XtremeXP

Xbox-XtremeXP

Crystalline
Crystalline

Untuk download berbagai tampilan lainnya silahkan melihat-lihat di deviantart, ThemeXP, joejoe.org forum juga neowin forum.

Setelah di download, extract (buka) file yang ada didalam file zip/rar kemudian cari dan langsung jalankan file dengan ekstensi .theme atau cari file dengan ekstensi .msstyles dan double klik, maka akan langsung tampil Display Properties dengan screenshot tampilan barunya serta beberapa pengaturan lainnya.

Jika ingin semua visual styles tampil di menu Windows and buttons diatas, letakkan file tersebut dan folder didalamnya ke folder C:\WINDOWS\Resources\Themes, dengan aturan sebagai berikut :

  • file .themes harus diletakkan di directory/folder Themes ( C:\WINDOWS\Resources\Themes)
  • File .msstyles harus letakkan di sub directory. Misalnya nama visual style adalah VistaGlass, maka lokasi file .msstyles filetakkan di directory C:\WINDOWS\Resources\Themes\VistaGlass
  • Jika disertakan file shellstyle.dll, maka diletakkan di subfolder C:\WINDOWS\Resources\Themes\Nama_themes\shell
  • Penamaannya file dan foldernya adalah case sensitive ( dibedakan huruf kecil dan besarnya).

Tetapi cara yang paling mudah adalah dengan mencari file .msstyles dan langsung double klik (ebsoft)

Referensi
- http://lifehacker.com/5056544/how-to-use-custom-windows-visual-styles
- http://lifehacker.com/5299484/uxstyle-allows-custom-windows-themes-without-patching

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB

saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Doa dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting

Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang

Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang.

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …
Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,

Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
Ketika ditanya, klik tombol Next
Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
Komputer akan restart.
Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
Tulis: CD i386
Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Tulis: bootcfg /list

Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
Tulis: bootcfg /rebuild

Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Masukkan password administrator jika diperlukan.
Tulis: cd \windows\system32\config
Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
Tulis: copy \windows\repair\system
Tulis: copy \windows\repair\software
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT


NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
Untuk partisi tipe FAT

Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

2. Untuk partisi tipe NTFS
Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Masukkan password administrator jika diperlukan.
Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
Beberapa hari yang lalu, saya di telp oleh teman saya untuk menginstall laptopnya. Wagh … ternyata dia beli laptop baru toh. Lumayan nih … sebagai tangan pertama yang memegang dan menginstall. Dalam hati berkata … hayoo .. jangan bandel yah besok2 nya … ntar kalo uda beda yg pegang. Soalnya kalo uda beda pemakai, rata – rata ada keluhan … sering hanglah, restart sendiri, kena viruslah dan sebagainya. Hum, perlu disiasati deh biar ga da kejadian seperti itu suatu hari, “pikirku”.

Duh … malah jadi ngelantur deh ! obrolan jadi “ngalor – ngidul”. Lalu saya bilang ke temenku, uda pernah nginstall belom ? Jawabnya adalah “belum”. Akhirnya aku bersedia untuk mengajarinya agar suatu kelak dia bisa install sendiri dan mengerti komponen apa saja yang diperlukan.

Untunglah, laptop itu ada Serial Number yang asli, semacam stiker khusus yang tertera di bagian bawah. Dan sungguh bijak juga temanku ini. Membeli Laptop dengan ( OS ) . Karena, bagi dia hanya membutuhkan daripada . Ya … disesuaikan kebutuhan lah. Karena ada juga aplikasi yang tidak bisa dijalankan di . Selain itu berat bilamana specifikasi hardwarenya ga memadai.

Oke deh … kali ini saya ingin memberikan tips cara cepat dan mudah install . Bagi yang belum tau bagaimana cara install Windows XP akan saya tulis dan dipaparkan cara2 nya. Mungkin bila anda membaca ini, lebih bijak agar anda bisa mengetahui. Syukur2 bisa menguasai. Jadi anda ga bingung.

Hal pertama yang anda butuhkan adalah sebuah komputer. Lalu, anda harus mempunyai . Banyak pilihan mengenai versi ini. Menurut info, Seri yang terakhir dari adalah . Kebetulan laptop teman saya udah ada CD installer beserta Serial number – nya. Dan satu lagi, anda harus menyiapkan driver bawaan untuk peripheral lainnya. Seperti motherboard, VGA, sound, modem, Ethernet Card dan sebagainya.

Sekarang mari kita meluncur ke panduan ini :

1. Karena install menggunakan CD installer, maka anda harus men – setting konfigurasi BIOS agar booting pertama / defaultnya adalah melalui CD – ROM. Setelah selesai, simpan dan exit.

2. Masukkan ke dalam CD-ROM.

3. Setelah muncul perintah “Press Any Key to boot from CD …” di layar, Tekan sembarang tombol untuk memulai. Kemudian akan muncul ini.

3

4. Tunggu hingga muncul pesan “” kemudian ikuti pilihan menu selanjutnya.

4

5. Pilihlah install dengan menekan Enter.

6. Lalu akan ada tampilan EULA ( End User Licence Agreement ), kemudian anda tekan F8 yang artinya Anda setuju. Bilamana anda tidak setuju, cukup tekan “ESC”.

6

7. Lalu anda akan di berikan suatu option. Dimana untuk membagi berapa Drive yang akan di bagi. Istilah untuk ini disebut “Partition”. Seperti halnya Drive C:, Drive D:, dsb. Oke … kita pilih Enter saja.

7
8. Setelah dienter, Anda harus memilih format jenis apa saja. Ada beberapa pilihan yakni FAT32 dan NTFS. Tetapi saya sarankan untuk mengambil option ini “Format the partition using the NTFS file system“. Karena memiliki perfomance yang bagus dengan jenis ini.

8

9. Setelah proses format, secara otomatis akan berjalan sendiri nya. Setup mengopy file yang diperlukan dari CD ke hardisk anda. Setelah selesai komputer anda akan restart.

9
10

11

10. Setelah restart, akan muncul “Press Any Key to boot from CD …. “. Pesan saya, “JANGAN TEKAN TOMBOL APAPUN !!! “, atau anda akan kembali ke menu awal bila anda menekan sembarang tombol.

11. Tunggu lah hingga proses loading selesai, CD-installer bekerja kembali. Disaat ini, komputer mengambil data – data yang diperlukan dari CD ke harddisk.

11a

11c

12. Kemudian muncul menu ““, pilih “Customize” dan pilihlah negara dan bahasa anda. Cukup disesuaikan dengan kebutuhan anda. Kemudian pilih OK dan Next.

12

13. Kembali anda di beri pertanyaan, yakni nama dan organisasi. Isilah sesuai data identitas diri anda kemudian pilih Next.

13

14. Nah disini lah yang terpenting, yakni anda akan diminta mengisi . Bila salah satu huruf atau angka, maka installasi selanjutnya tidak akan berjalan.

14

15. Kemudian ada menu ““. Isi dengan username dan password sesuai kebutuhan. Eit … anda harus menghafalkan bilamana anda mengisi. Bila tidak ingin mengisi username dan password, kosongin saja kemudian pilih Next.

15

16. Kemudian Menu “”. Isi saja sesuai lokasi dimana anda berada. Lalu pilih Next.

16

17. Ada pilihan lagi yakni yaitu “” Klik Next saja deh biar ga pusing – pusing. Karena ini untuk setting jaringan LAN.

18

18. Komputer akan restart, ditunggu saja jangan beranjak kemana – mana. ngopy2 deh … :P

19. Saat itu juga, Keluarkan anda.

20. Lalu setelah itu, komputer akan bekerja kembali secara otomatis dan akan men-setting resolusi display monitor anda secara otomatis. Tinggal Klik OK.

19

21. Kemudian muncul “” dan klik Next lagi.

21

22. Ada menu lagi, “Help Protect your PC“, pilih “Not right now” dan Next.

23. Lalu, anda akan diminta untuk mengisi nama yang akan di gunakan di komputer anda.

22

24. Setelah beres, lalu akan ada pilihan Thank You , Welcome dan anda akan terbuka untuk pertama kalinya.FINISH !

23

25. Kemudian, anda hanya menginstall driver – driver tambahan yang sesuai dengan komputer anda. Biasanya sudah satu paket dalam bentuk CD ketika anda membeli laptop / motherboard baru. Jadi simpan baik2 CD driver tersebut, jangan sampai hilang. Karena anda akan kerepotan bilamana CD tersebut hilang !

26. Install aplikasi2 tambahan sesuai kebutuhan juga, misal , , , dan sebagainya.

Akhirnya Selesai juga anda menginstall di laptop / komputer anda. Semoga informasi ini bisa membantu anda.